Memahami ketebalan beton lantai 2

Memahami ketebalan beton lantai 2

Kita sering bicara mengenai Dak. Apa sebenarnya dak tersebut? Dak lantai beton ialah salah satu langkah untuk membuat lantai rumah bertingkat, selain pelat lantai kayu atau juga keramik komposit beton. Lantai bertingkat diperlukan untuk menambah ruang bangunan bagi lahan terbatas. Hal ini terutama di daerah perkotaan dimana harga tanah sangat tinggi. Membuat rumah bertingkat akan lebih hemat daripada menambah luasan lahan. Itupun kalau lahannya ada, kalau tidak tentunya menambah lantai satu-satunya pilihan. Semakin luas lantai semakin tebal kebutuhan dak-nya begitu pula balok sebagai penahan beban.
 

Memahami ketebalan beton lantai 2

 


foto-profil

Tidak semua bangunan membutuhkan pelat lantai yang sama tebalnya. Semakin luas bentang maka semakin tebal yang dibutuhkan dan semakin tebal balok yang mesti dipersiapkan. Hitungan sederhana untuk menentukan kebutuhan tebal pelat lantai beton adalah dengan menggunakan rumus berikut : 1/40 x L. L adalah lebar bentang, misalnya bangunan 4 x 4 m, maka 1/40 x 4 = 0,1 atau 10 cm. Rumus balok 1/12 x L. Jadi balok yang mesti dipersiapkan untuk menahan beban adalah 1/12 x L = 0,33 atau 33 cm. Terkadang, tukang konvensional akan membuat dak setebal 12 cm untuk luasan diatas (overspek). Meskipun kekuatannya berlebih namun konsekuensinya beban juga bertambah, efeknya akan membebani struktur keseluruhan, artinya dibutuhkan struktur yang lebih kuat. Tentunya ini akan menambah cost yang sebenarnya tidak diperlukan. Akibat fatal dari overspeck adalah nantinya saat ada gempa besar struktur tanah tidak mendukung, bangunan tetap runtuh atau rusak dengan material lebih berat dan lebih merusak. jadi intinya membangun cukup adalah lebih baik daripada overspek. Untuk lebih baiknya sebelum anda membangun sebuah rumah tingkat konsultasikan lebih dengan dengan arsitek yang ahli dibidangnya.

 

 



Plat lantai adalah lantai yang tidak terletak di atas tanah langsung, merupakan lantai tingkat pembatas antara tingkat yang satu dengan tingkat yang lain. Plat lantai didukung oleh balok-balok yang bertumpu pada kolom-kolom bangunan. Ketebalan plat lantai ditentukan oleh :

· Besar lendutan yang diinginkan
· Lebar bentangan atau jarak antara balok-balok pendukung
· Bahan konstruksi dan plat lantai


Balok Beton dengan tulangan

Untuk menahan gaya tarik yang cukup besar pada serat-serat balok bagian tepi bawah, maka perlu diberi baja tulangan sehingga disebut dengan “beton bertulang”. Pada balok beton bertulang ini, tulangan ditanam sedemikian rupa, sehingga gaya tarik yang dibutuhkan untuk menahan momen pada penampang retak dapat ditahan oleh baja tulangan.

Fungsi utama beton dan tulangan

Dari uraian di atas dapat dipahami, bahwa baik beton maupun baja-tulangan pada struktur beton bertulang tersebut mempunyai fungsi atau tugas pokok yang berbeda sesuai dengan sifat bahan yang bersangkutan.Fungsi utama beton yaitu untuk

Fungsi utama beton

Menahan beban/gaya tekan
Menutup baja tulangan agar tidak berkarat
Fungsi utama baja tulangan

Menahan gaya tarik (meskipun kuat juga terhadap gaya tekan)
Mencegah retak beton agar tidak melebar

sumber:http://catatankuliahsinon.blogspot.co.id/2012/12/plat-lantai-floor-plate.html

https://sanggapramana.wordpress.com/2010/07/30/belajar-tentang-balok-dan-pelat-beton-bertulang-untuk-pemula/

http://developerdankontraktor.blogspot.co.id/2011/09/rumus-menghitung-ketebalan-dak-lantai.html

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Comments on “Memahami ketebalan beton lantai 2”

Leave a Reply

Gravatar